Fashion Indonesia

Fashion Indonesia 2016

Material pembuat atap rumah.

1. Material Tanah liat

Masyarakat Indonesia sudah mengakrabi tanah liat sejak dulu. Pembuatannya melalui expositions press dan pembakaran. Walaupun pembuatannya terbilang rumit, tapi ada banyak pengrajin genteng untuk rumah dengan beragam jenis ini di Indonesia. Pilihan warna yang umum ditemui biasanya orange hingga warna gelap.

tanah liat

Kelebihan

Harga relatif murah

Tahan lama, tahan programming interface dan hanya memerlukan sedikit perbaikan, Kuat dan dapat dipijak Terdapat sistem interlock (saling mengunci atau mengikat)

Kekurangan

Mudah berlumut dan berjamur sehingga perlu dilapisi feline atau lapisan glasur

Diperlukan ketelitian dalam memasang untuk menghindari kebocoran

Memerlukan rangka pemasangan yang kuat

Tidak terlalu tahan angin

2. Material Aspal

Bahan pembuat atap jenis ini adalah fiberglass dan aspal yang dilapisi dengan mineral.Termasuklaris di pasaran dengan dua model, bergelombang dan datar. Model bergelombang hanya perlu disekrup ke balok gording sedangkan model datar perlu ditempel pada multipleks yang disekrup pada rangka.

Kelebihan

Ringan and praktis dalam pemasangan

Tahan programming interface dan cukup tahan angin

Dapat dipakai di atap soiling hingga 90°

Hostile to jamur dan pudar

Pilihan warna banyak

Kekurangan

Harga relatif mahal

Tidak terlalu eco-accommodating karena berbahan petrolium (walau dapat didaur ulang, biasanya berakhir di pembuangan sampah)

3. Material Keramik

Atap keramik dengan completing glasur play on words merupakan genteng yang laris di pasaran. Apalagi dengan maraknya rumah bergaya present day dengan nuansa Itali atau Spanyol. Jenis genteng yang satu ini cocok sekali untuk dipasang pada bagian balkon.

Kelebihan

Tahan lama, tahan programming interface dan hanya memerlukan sedikit pemeliharaan

Berbahan common sehingga eco-accommodating

Terdapat sistem interlock (saling mengunci atau mengikat)

Kekurangan

Bisa pecah

Kurang tahan angin

Tidak dapat dipasang pada kemiringan lebih dari 30° agar air dapat mengalir sempurna sehingga tidak bocor

Perlu dibaut agar tidak mudah lepas saat diterpa angin

4. Material Metal

Penggunaan bahan besi, alumunium atau tembaga dengan perpaduan seng merupakan solusi tepat untuk atap tebal. Baik di perkotaan maupun pedesaan di Indonesia telah banyak yang menggunakan atap berbahan ini untuk menutup segala macam bangunan seperti rumah sekolah, bengkel dan showroom.

Kelebihan

Ringan, praktis, hemat material (karena bentuknya yang lebar)

Hostile to karat dan lumut

Hostile to pecah dan aman dari kebocoran

Tidak menimbulkan panas

Tahan programming interface dan angin

Dapat dipasang di segala bidang

Kekurangan

Harga relatif mahal, terutama untuk tembaga

Perlu pemasangan yang teliti dan rapih

5. Material Beton

Rumah model minimalis yang banyak dijumpai di situs jual beli rumah biasanya menggunakan dengan desain current banyak yang menggunakan genteng jenis beton ini. Jenis genteng ini sangat kuat mengingat konstruksinya memiliki Kombinasi cor beton dan tulangan besi.

Kelebihan

Tahan lama

Sangat tahan programming interface

Hanya memerlukan sedikit perbaikan

Kekurangan

Tidak terlalu tahan angin

Dapat pecah

Berat

Relatif mahal

Baca juga Tentang Bagaimana Jasa pemasaran properti berkeja untuk memudahkan pemilik rumah dalam menjual properti yang dipasarka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *