Fashion Indonesia

Fashion Indonesia 2016

Cara Budidaya Gurami Kolam Beton

Perlu diketahui bahwa budidaya ikan gurami di kolam beton jauh lebih mudah dibandingkan budidaya menggunakan kolam terpal. Penggunaan kolam beton memungkinkan perkembangbiakan ikan gurami lebih pesat.

Ikan gurami banyak dikonsumsi oleh masyarakat, sehingga peluang kesuksesan budidaya ikan ini cukup besar. Oleh karena itu, jika Anda tertarik untuk menekuni budidaya ikan gurami, sebaiknya Anda mengikuti langkah-langkah budidaya ikan gurami di kolam beton berikut ini:

1.Langkah pertama : Persiapan kolam

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk memulai budidaya ikan gurami di kolam beton adalah persiapan kolam beton tempat budidaya. Jika kolam beton masih baru, maka biarkan kolam tergenang air terlebih dahulu selama beberapa hari. Jika kolam telah ada, maka bersihkan dasar kolam atau pinggir kolam kemudian bersihkan dengan menggunakan desinfektan KmnO4 20-3- mb/l.

Cara Budidaya Gurami

Setelah proses di atas selesai, selanjutnya isi kolam dengan air hingga setinggi 100 hingga 120 cm. Sebaiknya Anda juga melengkapi kolam dengan saluran tengah atau semacam kubangan yang akan bermanfaat ketika panen tiba.

2.langkah kedua : Penebaran benih

Sebarkan benih dalam kelas benih sebar yang sesuai dengan SNI, pilihlah benih dengan ukuran benih 7 hingga 15 gram untuk setiap ekornya. Cara budidaya gurami kolam beton dalam menebarkan benih untuk setiap meter persegi adalah 12 hingga 20 ekor. Sehingga, ikan akan tetap leluasa untuk tumbuh.

Budidaya gurami kolam beton dipelihara dalam waktu 90 hingga 120 hari dan pastikan penebaran benih ini dilakukan pada suhu rendah yaitu pada waktu pagi hari atau pada sore hari.

3.langkah ketiga : Pemberian pakan

Pemberian pakan untuk ikan gurami cukup mudah karena gurami tergolong ikan herbivora, sehingga Anda bisa memberikan daun-daunan hijau dan juga sayur yaitu daun talas atau sente dan kangkung.

Selain dengan pakan ini, Anda juga bisa memberikan pelet komersial. Pemberian pakan budidaya gurami kolam beton maupun kolam terpal bisa dilakukan sebanyak sekali sehari dan pakan buatan boleh diberikan hingga tiga kali dalam sehari.

4.langkah keempat : Panen

Panen ikan gurami yang Anda budidayakan di kolam beton dilakukan jika ikan tersebut telah mencapai 200 hingga 300 gram setiap ekornya. Dengan ukuran berat tersebut, ikan gurami akan lebih enak dan gurih. Anda bisa melakukan panen sebagian atau secara total jika memang sudah mencukupi berat yang disarankan. Jika Anda ingin melakukan panen total, sebaiknya Anda mengurangi air hingga ikan terkumpul pada kubangan di tengah kolam yang pada saat membuat kolam telah dibuat.

Demikian informasi tentang budidaya ikan gurami yang semoga bermanfaat untuk anda dan untuk info lebih detail kunjungi saja pusatbibitikan.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *